Tampilkan postingan dengan label Ucapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ucapan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Mei 2020
Rabu, 01 April 2020
Marhaban Yaa Ramadhan
Insya Allah Ramadhan akan segera tiba, oleh karenanya Setidaknya ada 5 hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, apa saja 5 persiapan tersebut?
1. Mempersiapan Nurani (Ruhiyah)
Persiapan ruhiyah atau mempersiapkan nurani untuk menyambut bulan Ramadhan merupakan persiapan yang sudah seharusnya dipersiapkan. Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan cara tazkiyatun nafs/membersihkan hati dari penyakit-penyakit dalam jiwanya sehingga hati nurani akan bersih dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu ibadah di bulan Ramadhan nantinya. “Dan beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya ” (Asy-Syams:9)
2. Mempersiapan Ilmu Ramadhan (ilmiyah)
Ibadah di bulan Ramdhan akan lebih maksimal jika kita mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini, terutama ilmu-ilmu tentang amalan di bulan Ramadhan seperti hikmah puasa Ramadhan, tadarus Al-Quran, shalat Tarawih, i’tikaf di masjid hingga zakat.
Kita dapat mengetahui ilmu yang dapat menjadi bekal ramadhan nantinya melalui banyak cara. Bisa dengan mengikuti pengajian/majelis, membaca buku tentang Ramadhan, bertanya kepada ahlinya, bisa juga mencari melalui media internet. Dengan mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Ramadhan kita akan lebih siap melaksanakan amalan-amalan di bulan Ramadhan.
3. Mempersiapkan Fisik (Persiapan Jasadiyah)
Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa. Oleh karen itu, kita perlu mempersiapkan fisik kita untuk menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar walaupun saat bekerja.
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah)
4. Mempersiapkan Harta (Persiapan Maliyah)
Mempersiapkan harta di bulan Ramadhan bukan berarti untuk membeli makanan yang banyak, melainkan untuk amal ibadah seperti infak/shadaqah, zakat mal maupun zakat fitrah, atau memberi makanan buka puasa untuk orang lain.
Dengan melakukan persiapan di atas semoga ibadah kita di bulan Ramahan nantinya akan lebih maksimal dan tentunya mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Pada akhirnya, Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat muslim di seluruh dunia.
5. Jangan Lupa, Perbarui Taubat!
Nabi SAW telah mengingatkan kita pada sabdanya:
كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون
“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.”
Taubat di sini mengisyaratkan tata cara seseorang menghadapi bulan ramadhan. Dia menyambut bulan ramadhan tanpa beberapa sekat yang akan mengotri bulan ramadhan. Oleh karena itu muslim yang memperhatikan hal ini akan selalu berusah untuk memohon ampunan kepada Allah SWT agar suci dari dosa. Sebagaiaman yang disebutkan dalam firman Allah SWT:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” [QS. An Nuur: 31]
Taubat yang dibutuhkan bukanlah seperti taubat yang sering kita kerjakan. Kita bertaubat, lidah kita mengucapkan, “Saya memohon ampun kepada Allah”, akan tetapi hati kita lalai, akan tetapi setelah ucapan tersebut, dosa itu kembali terulang. Namun, yang dibutuhkan adalah totalitas dan kejujuran taubat.
Jangan pula taubat tersebut hanya dilakukan di bulan Ramadhan sementara di luar Ramadhan kemaksiatan kembali digalakkan. Ingat! Ramadhan merupakan momentum ketaatan sekaligus madrasah untuk membiasakan diri beramal shalih sehingga jiwa terdidik untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan di sebelas bulan lainnya.
Selasa, 17 Desember 2019
Rabu, 21 Agustus 2019
Selasa, 01 Mei 2018
SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL
Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.[2]
Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswasetelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Kamis, 02 November 2017
Selasa, 23 Desember 2014
Minggu, 08 Juni 2014
PRABOWO HATTA NO 1
Jadwal Kampanye Terbuka
1. Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa
7 Juni: Cibubur dan Jakarta
8 Juni: Jakarta dan Astana Giribangun Surakarta (Haul Soeharto)
9 Juni: Jakarta (Debat Capres I)
10 Juni: Aceh dan Sumut (Kampanye Terbuka); Jakarta (Rakernas Dekopin)
11 Juni: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat (Kampanye Terbuka)
12 Juni: Jakarta
13 Juni: Bandung (Kampanye Dialogis)
14 Juni: Gelora Bung Karno Jakarta dan Sampang (Kampanye Terbuka); Surabaya (Haul Sunan Ampel)
15 Juni: Banten dan Jakarta (Debat Capres II)
16 Juni: Sulawesi Utara (Kampanye Terbuka dan Kunjungan Kerakyatan)
17 Juni: Makassar (Kampanye Dialogis dan Kunjungan Kerakyatan)
18 Juni: Jakarta
19 Juni: Jawa Timur (Kunjungan ke pesantren)
20 Juni: Jawa Barat (Kunjungan ke pesantren)
21 Juni: Jakarta (Penutupan Majelis Talim Tahunan Kiai Jabodetabek)
22 Juni: Jakarta (Debat Capres II)
23 Juni: Jawa Tengah (Kampanye Terbuka di Pekalongan)
24 Juni: Bali (Kampanye Terbuka di Tabanan)
25 Juni: Nusa Tenggara Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kampanye Terbuka)
26 Juni: Jakarta
27 Juni: Kalimantan Selatan (Kampanye Religius)
28 Juni: Kalimantan Timur (Kampanye Terbuka)
29 Juni: Jakarta (Debat Cawapres)
30 Juni: Jakarta
1 Juli: Jawa Barat (Kampanye Religius di Cirebon dan Indramayu)
2 Juli: Jawa Tengah (Kampanye Religius di Banyumas, Kebumen dan Purworejo)
3 Juli: Jawa Timur (Kampanye Religius di Bojonegoro dan Tuban)
4 Juli: Jakarta
5 Juli: Jakarta (Debat Capres-Cawapres)
7 Juni: Cibubur dan Jakarta
8 Juni: Jakarta dan Astana Giribangun Surakarta (Haul Soeharto)
9 Juni: Jakarta (Debat Capres I)
10 Juni: Aceh dan Sumut (Kampanye Terbuka); Jakarta (Rakernas Dekopin)
11 Juni: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat (Kampanye Terbuka)
12 Juni: Jakarta
13 Juni: Bandung (Kampanye Dialogis)
14 Juni: Gelora Bung Karno Jakarta dan Sampang (Kampanye Terbuka); Surabaya (Haul Sunan Ampel)
15 Juni: Banten dan Jakarta (Debat Capres II)
16 Juni: Sulawesi Utara (Kampanye Terbuka dan Kunjungan Kerakyatan)
17 Juni: Makassar (Kampanye Dialogis dan Kunjungan Kerakyatan)
18 Juni: Jakarta
19 Juni: Jawa Timur (Kunjungan ke pesantren)
20 Juni: Jawa Barat (Kunjungan ke pesantren)
21 Juni: Jakarta (Penutupan Majelis Talim Tahunan Kiai Jabodetabek)
22 Juni: Jakarta (Debat Capres II)
23 Juni: Jawa Tengah (Kampanye Terbuka di Pekalongan)
24 Juni: Bali (Kampanye Terbuka di Tabanan)
25 Juni: Nusa Tenggara Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kampanye Terbuka)
26 Juni: Jakarta
27 Juni: Kalimantan Selatan (Kampanye Religius)
28 Juni: Kalimantan Timur (Kampanye Terbuka)
29 Juni: Jakarta (Debat Cawapres)
30 Juni: Jakarta
1 Juli: Jawa Barat (Kampanye Religius di Cirebon dan Indramayu)
2 Juli: Jawa Tengah (Kampanye Religius di Banyumas, Kebumen dan Purworejo)
3 Juli: Jawa Timur (Kampanye Religius di Bojonegoro dan Tuban)
4 Juli: Jakarta
5 Juli: Jakarta (Debat Capres-Cawapres)
Sabtu, 05 Oktober 2013
Rabu, 14 Agustus 2013
Jumat, 31 Mei 2013
Ramadhan sebentar lagi
Hidup ini hanya sebentar..
bentar marah,bentar ketawa
bentar berduit,bentar boke
bentar senang,bentar susah
Saudaraku… sebulan lagi bulan puasa
met ramadhan.. mohon maaf lahir bathin..
Esok adalah harapan sekarang adalah pengalaman kemarin adalah
kenangan…yang tak luput dari kekhilafan mohon maaf lahir dan Batin.,
Semoga RAMADHAN kali ini lebih baik dari RAMADHAN tahun lalu.. amin….
Langganan:
Postingan (Atom)



















