Minggu, 12 Februari 2017

MANUVER-MANUVER DAKWAH


بسم الله الرحمن الرحيم

  1. Sebagai makhluk sosial kita tentu harus bergaul dengan manusia lain. Kemudian, mau tidak mau kita akan terpengaruh oleh mereka. Dan dakwah datang untuk mempengaruhi orang lain menempuh jalan kebenaran. Melakukan kebaikan dan menebarkannya. Mencegah kemungkaran dan memusnahkannya. Karena dakwah tak harus ceramah, maka banyak sekali manuver dakwah yang bisa kita lakukan. Yang penting niat ikhlas dan pesan yang disampaikan itu bersumber (berdalil), bismillah mulai! 
  2. KELUARGA. Orang yang paling dekat dengan kita. Kita menyayangi mereka bukan? Maka janganlah kita biarkan mereka terjatuh dalam kesalahan. Apa yang kau takutkan dari keluargamu? Tinggal kita poles caranya saja. Sebagaimana kita berkumpul di dunia ini dalam ikatan keluarga, semoga di surga nanti juga seperti ini. Jangan egois dong! 
  3. TEMAN DEKAT. Bahasa teman biasanya mudah dimengerti. Karena dia sebaya dan merasakan serta mengalami yang seperti kita alami. Banyak remaja mudah terpengaruh dengan temannya. Nah, kenapa kita tak beri pengaruh baik? Toh itu juga sebagai wujud bahwa kita adalah ‘teman’ bukan ‘perusak’. Bukan hanya dalam senang kita berteman, tapi dalam semua keadaan. Betapa indahnya pertemanan yang dijalin dengan ikatan Islam. 
  4.  GURU. Guru memberi kita ilmu dan mengajarkan kita bertingkah laku. Itu lazimnya. Jika begitu, apa alasan kita meninggalkannya saat salah? Bukankah guru juga manusia? Harus ada timbal baliknya. Kita harus peduli pada guru kita juga. 
  5.  ANAK-ANAK. Dunia mereka adalah bermain. Tapi ada satu keistimewaan mereka, yaitu ‘rasa ingin tahu’. Maka buatlah suatu hal yang memancing keingintahuan mereka. Sampaikan sesuai kemampuan akal mereka. Sambil santai dan rileks, kita ajak mereka pada kebaikan. 
  6.  KENALAN. Berapa tahun sudah berjalan? Berapa kenalan yang kita jumpai? Tidakkah terbetik di hati kita untuk berbagi dengan mereka? Apakah kita rela kesalahan, keburukan dan dosa senantiasa beserta mereka tanpa kita ingatkan, dan mereka tak tahu. Bisa saja dengan kita beritahu dia mau meninggalkan keburukan itu. Kenapa tidak kita coba? 
  7. ORANG JAUH. Yang tidak kita kenal. Baik yang telah kita jumpai maupun belum. Misalnya orang-orang yang sering berpapasan dengan kita di angkot, pasar, perkantoran, di jalanan dan lainnya. Atau orang yang belum pernah kita jumpai. Seperti orang di dunia maya. 
  8.  TARGET LAINNYA. Anak sekolah, mahasiswa, pegawai, petani, pedagang, artis, penyanyi, dan lainnya. 
  9.  Semoga dengan nasehat yang kita berikan bisa membuatnya dan diri kita juga menjadi lebih baik. Kalaupun tak mereka terima ya tak apa-apa. Toh kita akan tetap dihitung beramal shaleh. Wallahu a’lam.

0 komentar:

Posting Komentar