Selasa, 22 Maret 2016

Maqam Ibrahim









Maqam Ibrahim, itu sebuah batu yang ditutup dengan kaca dan dibuat runcing tirus di bagian atapnya. Batu terdapat bekas telapak kaki (atsar) Ibrahim a.s. Dahulu batu itu dalam keadaan seperti sekarang ini, hanya saja Allah SWT hendak menjadikan maqam itu sebagai salah satu tanda diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya. Ketika Allah SWT menyuruh Ibrahim a.s. untuk menyeru kepada manusia agar mereka mengerjakan haji, maka dia(Ibrahim) berdiri diatas maqam itu.

Lalu maqam itu menjadi tinggi sehingga melebihi gunung-gunung dan tampak menonjol diantara apa-apa yang ada dibawahnya. Kemudian Ibrahim berkata,"Wahai umat manusia,penuhilah panggilan Tuhanmu." Kemudian manusia pun memenuhi panggilan Tuhannya,seraya berseru,Labbaik Allahumma Labbaik (Ya Allah, kami datang memenuhi panggilanmMu,ya Allah). Diatas maqam itu terdapat bekas dua telapak kaki Nabi Ibrahim sesuai dengan kehendak Allah SWT. Ibrahim memandang ke kanan dan ke kiri seraya berkata," Penuhilah panggilan Tuhanmu." Ketika selesai melakukan itu,dia meletakkan maqam itu sebagai kiblat. Selanjutnya,dia melakukan salat menghadap ke arahnya (menghadap pintu Ka'bah).


Dengan demikian , jadilah ia kiblat hingga masa yang dikehendaki Allah. Berikutnya,Ismail mengerjakan salat menghadap ke arahnya (menghadap pintu Ka'bah). Diantara maqam Ibrahim a.s dan hajar aswad hingga zamzam, terdapat kuburan sembilan puluh sembilan orang nabi, mereka datang untuk menunaikan ibadah haji, kemudian mereka dikuburkan disana. Batu itu adalah pengganjal kaki Nabi Ibrahim as. sewaktu membangun Ka'bah. Jadi Maqam Ibrahim itu bukan kuburan Nabi Ibrahim. Maqam Ibrahim adalah satu diantara tempat mustajab.

0 komentar:

Posting Komentar